Created (c) by Princexells Seyka (Princelling Saki)
klg

Apakah SEO Hanya Trafik Pengunjung?...

Trafik Pengunjung
SEO itu Visitor/Pengunjung? Semua dari kita yang menekuni dunia blogging dengan tujuan sampingan yang sering saya sebut “Nge-Blog meraup uang” pasti setuju bahwa salah satu komponen SEO yang paling penting adalah mengenai visitor. Bukan tanpa alasan, visitor atau dalam bahasa Indonesia adalah jumlah pengunjung memang mutlak perlu diperjuangkan.

Dengan banyaknya pengunjung maka akan semakin tinggi pula kemungkinan kita untuk meraup uang melalui periklanan. Teori yang umum kita dapati mungkin seperti ini Pengunjung++ maka uang++. Artinya semakin banyak pengunjung maka semakin banyak kemungkinan uang yang bisa dikumpulkan.

SEO itu Bounce Rate

Bounce rate atau rasio pentalan adalah jumlah dalam bentuk persentase pengunjung yang membaca satu halaman dalam beberapa waktu. Semakin kecil nilai ini maka semakin baik. Untuk lebih jelas tentang bounce rate bisa merujuk ke link ini

 Tidak sedikit teman-teman yang saya kenal menggeluti blogging dan  mereka tidak perduli dengan bounce rate. Well, jika hanya meraup uang lewat periklanan sebagai penayang iklan via PPC seperti google adsense, kliksaya, jogjacamp dan lain-lain. Mungkin Anda boleh tidak perduli dengan bounce rate, karena perusahaan PPC pada umumnya tidak akan menanyakan berapa persen bounce rate web/blog Anda.

Lalu kenapa harus peduli dengan bounce rate?

Apakah tidak ada dalam benak Anda untuk nge-blog lebih profesional sedikit?. Ya, mungkin untuk sampai pada ukuran profesional belum sanggup, paling tidak bisa sampai ke semi profesional. Jika demikian, maka sudah saatnya Anda peduli dengan bounce rate, karena sudah waktunya untuk masuk ke dunia periklanan. Menawarkan ke perusahaan-perusahaan untuk beriklan ditempat Anda. bounce rate itu tidak ubahnya sebuah kolesterol dalam tubuh manusia. Dengan alasan tersebut sebetulnya sudah cukup untuk dijadikan sebagai alasan agar perduli.

Banyak perusahaan yang tidak menanyakan bounce rate ketika mereka ingin beriklan ditempat Anda, dan pada saat menemukan klien yang seperti ini mungkin bisa bernapas lega dan tidak perlu memberitahukan tentang bounce rate web/blog Anda. Tapi juga tidak sedikit dari klien yang menanyakan bounce rate. Disinilah letak pentingnya bounce rate yang rendah. Dengan begitu tentunya Anda punya daya tawar yang lebih sehingga bisa menghasilkan uang yang lebih pula.